TANAMAN HERBAL UNTUK ANTI VIRUS

Antivirus merupakan salah satu penggolongan obat yang secara spesifik digunakan untuk mengobati infeksi virus.Sama seperti antibiotik dan antibiotik spektrum luas untuk bakteri, kebanyakan antivirus digunakan untuk infeksi virus yang spesifik, sementara antivirus spektrum luas dapat efektif melawan berbagai macam virus.Tetapi, tidak seperti sebagian besar antibiotik, antivirus tidak dapat membunuh virus dan hanya menghambat virus untuk masuk ke dalam sel atau bereplikasi.

Memasuki musim hujan, tubuh menjadi lebih mudah terserang penyakit. Cuaca dingin juga akan memungkinkan kita untuk terserang flu. Berbagai cara pun dilakukan untuk mencegah dan mengobati serangan flu. Selain untuk melezatkan masakan, beberapa bumbu dapur juga bermanfaat untuk kesehatan. Seperti jahe dan bawang putih. Meski berbau menyengat, kedua jenis rempah ini mempunyai banyak khasiat
Tanaman herbal pembunuh virus mungkin sudah digunakan sejak zaman dahulu kala sebelum berkembangnya obat-obatan modern seperti saat ini. Hal ini karena tanaman-tanaman tersebut diyakini mengandung senyawa antivirus yang dapat menangkal virus penyebab penyakit. Diantara tanaman herbal tersebut adalah:

1. Bawang putih

Bumbu dapur yang satu ini sudah dikenal dengan berbagai khasiatnya bagi kesehatan. Salah satunya adalah menjadi tanaman herbal pembunuh virus. Bawang putih dapat membasmi virus penyebab pilek, influenza, dan Human Papilloma Virus (HPV). Konsumsi bawang putih akan menyebabkan peningkatan produksi sel darah putih yang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal tersebut terjadi karna bawang putih memiliki kandungan vitamin C, mineral seperti selenium, enzim, dan senyawa sulfur yang berkhasiat memperbaiki sistem imun pada tubuh orang yang sedang flu. Penelitian yang telah dilakukan menguatkan bawang putih mengandung senyawa alisin yang mampu mengatasi flu

 

2. Jahe

Selain bawang putih, jahe adalah rempah lain yang sering digunakan di Indonesia. Tidak hanya dipercaya mengatasi masuk angin, jahe juga bisa memiliki kandungan antivirus yang berpeluang untuk mengobati beberapa penyakit, seperti flu, mengatasi masalah pencernaan Kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan. Jahe juga disebut sebagai carminative, suatu substansi yang dapat membantu mengeluarkan gas berlebih yang ada di sistem pencernaan Anda. Masalah pencernaan seperti kolik dan dispepsia dapat diatasi dengan jahe.

3. Echinacea

Echinacea adalah sejenis tanaman berbunga yang banyak tumbuh di Eropa dan Amerika Utara. Echinacea sendiri terdiri dari beberapa jenis, namun spesies Echinacea angustifolia cenderung lebih cocok dimanfaatkan oleh manusia ketimbang jenis lainnya.manfaat echinacea, tanaman herbal yang bisa membantu menguatkan daya tahan tubuh Anda. echinacea dimanfaatkan bentuk teh. Namun, ramuan bunga ini juga bisa dikonsumsi dalam bentuk herbal kering ataupun suplemen. Salah satu manfaat echinacea yang tak kalah penting adalah menjaga daya tahan tubuh tubuh tetap stabil.

Bunga echinacea mengandung campuran zat aktif yang dapat meningkatkan jumlah sel darah putih CD4. Banyaknya jumlah CD4 akan membuat tubuh lebih mudah melawan kuman dan infeksi penyakit. Selain itu, echinacea juga mengandung senyawa alkamida dan fenol yang berfungsi sebagai antioksidan untuk membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh.

 

4. Astragalus

Astragalus adalah salah satu tanaman herbal pembunuh virus dari Cina yang memiliki senyawa antivirus serta berperan dalam meningkatkan sistem imun dan melindungi sel astrocyte dalam tubuh.

 

5. Elderberry

Elderberry atau sambucus adalah salah satu tanaman obat yang sering dibuat dalam bentuk suplemen. Tanaman herbal pembunuh virus ini sering digunakan untuk mengatasi pilek dan flu. masalah sinus, nyeri saraf, peradangan, kelelahan kronis, alergi, sembelit dan bahkan kanker.

6. Bunga calendula

Bunga berwarna kuning cerah yang memberikan kesan bahagia ini memiliki banyak manfaat yang jarang diketahui bagi tubuh. Bunga ini memiliki efek antiinflamasi, antibakteri, antivirus, antioksidan, analgenik, antiplak, dan rentan pada tubuh. Selain itu, bunga ini juga dapat meringankan ketidaknyamanan saat menstruasi, mengobati ruam saat menggunakan popok, dan membantu dalam mengelola penyakit kulit inflamasi.

Manfaat lainnya yaitu untuk menjaga kesehatan gigi, mengurangi rasa sakit dan peradangan, dapat memerangi kanker, serta memperlihatkan efek anti-HIV .

 

7. Tanaman akar kucing/ cat’s claw

Akar kucing adalah tanaman liar yang tumbuh di pinggir jalan, lapangan rumput, maupun lereng bukit. Tanaman herbal ini mudah ditemui di Indonesia. Seluruh bagian tanaman akar kucing dapat digunakan sebagai obat, baik itu dalam bentuk segar atau yang telah dikeringkan. efek akar kucing yang memiliki aksi anti peradangan dan stimulan untuk sistem imun. Tanaman herbal ini dapat tersedia dalam berbagai bentuk, di antaranya:

  • Kapsul
  • Akar (bubuk dan kasar)
  • Tablet (ekstrak standar)

 

8. Morinda citrifolia atau buah mengkudu

Buah yang dikenal dengan sebutan mengkudu ini mengandung berbagai macam zat yang dibutuhkan tubuh. Misalnya kalium yang terkandung pada mengkudu, mampu meningkatkan stamina dan kekebalan tubuh, serta memperbaiki kerusakan sel. Namun, Anda yang memiliki riwayat penyakit ginjal, jantung, atau penyakit liver, disarankan untuk menghindari konsumsi suplemen yang mengandung mengkudu. Sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini.

 

9. Phylantus atau daun meniran

daun meniran dianggap mengandung berbagai macam senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan. Misalnya kandungan antioksidan yang terdapat dalam daun meniran, berfungsi melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun tubuh.

 

10. Daun Zaitun

daun Zaitun banyak mengandung manfaat untuk kesehatan. Khasiat daun Zaitun sesungguhnya sudah terkenal sejak zaman dulu. Di kalangan masyarakat tradisional Maroko, daun Zaitun banyak digunakan untuk menjaga kestabilan gula darah dalam tubuh. Buah zaitun dalam bahasa latinnya disebut Olea eropaea daun Zaitun yang selain dapat menurunkan kadar tekanan darah di dalam tubuh, kandungan oleuropein dalam daun Zaitun ternyata bersifat sebagai antioksidan alami yang sangat paten. Oleuropein ini memiliki aktifitas anti-viral, anti-bakteri dan juga anti-fungial. Konsumsi daun Zaitun juga dapat meningkatkan thermogenin yang sangat bermanfaat dalam membakar lemak secara efektif. Makanya, bagi Anda yang ingin menurunkan kadar lemak tubuh dapat menggunakan daun Zaitun ini sebagai salah satu solusinya.

 

 

11. Oregano

  1. Antioksidan. 

Oregano mengandung asam rosmarinic dan thymol Keduanya merupakan senyawa antioksidan yang kuat, yang diketahui dapat mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

  • Anti-bakteri. 

Oregano juga memiliki sifat anti-bakteri karena mengandung timol dan carvacrol Keduanya merupakan senyawa organik yang penting dalam melawan berbagai bakteri yang mempengaruhi kulit, usus, dan bagian lain dari tubuh.

  • Memperlancar pencernaan

Oregano juga mengandung banyak serat, sehingga meskipun ukurannya kecil, oregano memiliki dampak besar pada sistem pencernaan Anda.

  • Kesehatan jantung

Oregano adalah bentuk alami dari asam lemak omega-3, yang sangat baik untuk meningkatkan kesehatan jantung. Asam lemak omega-3 juga membantu menyeimbangkan kadar kolesterol dan mengurangi peradangan pada sistem kardiovaskular, sehingga membantu mencegah aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

  • Detoksifikasi tubuh

Oregano mengandung banyak mangan, kalsium, zat besi, vitamin K, serat, dan berbagai senyawa organik lainnya. Kandungan tersebut membuat oregano sangat baik untuk detoksifikasi tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa oregano dapat membantu fungsi hati dan mempercepat proses pengeluaran toksin.


12. Licorice

licorice disebut juga dengan nama lain akar manis Licorice telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan praktik alami lainnya selama berabad-abad. Kandungan gizi yang terdapat di dalam licorice ini yaitu protein, karbohidrat, gula, vitamin A, dan senyawa antioksidan seperti flavonoid dan Glycyrrhizin, liquiritigenin, dan glabridin adalah beberapa zat aktif dalam licorice yang memiliki sifat antivirus yang kuat. Penelitian menunjukan bahwa ekstrak akar licorice efektif terhadap HIV, RSV, virus herpes, dan coronavirus terkait sindrom pernafasan akut (SARS-CoV), yang menyebabkan jenis pneumonia yang serius.

 

Cara Menggunakan Herbal

  1. Merebus

Cara membuat ramuan tradisional yang paling sering dilakukan dan cukup mudah adalah dengan merebus bahan-bahannya. Cara merebus ramuan biasanya dengan memasukkan simplisia ke dalam wadah/pot lalu menambahkan air secukupnya hingga simplisia terendam kurang-lebih 2 cm. Aduk-aduk sebentar dan diamkan 20 menit sebelum merebusnya agar simplisia menjadi lebih lembut dan basah.

  • Teh

Coba sediakan salah satu dari ramuan antivirus ini ke dalam teh. Tambahkan 1 sendok makan ramuan favorit Anda ke dalam 1 gelas air panas, dan biarkan selama 10 hingga 15 menit. Untuk mempermanis teh, tambahkan sedikit madu Atau, Anda dapat membeli teh yang mengandung jahe, licorice, atau elderberry.

 

  • Oil / minyak

Campurkan 1 hingga 2 tetes minyak esensial antivirus dengan minyak pembawa (seperti minyak kelapa atau minyak jojoba), dan gosokkan ke dada atau kaki Anda, atau tambahkan 2 hingga 3 tetes ke dalam air hangat.

 

4.    Diffusers dan Steams

Cara lain untuk menggunakan herbal antivirus, dalam bentuk minyak esensial mereka, adalah menambahkan sekitar 7 tetes ke dalam diffuser minyak esensial, jika Anda memilikinya. Atau, Anda dapat membuat perawatan uap antivirus dengan menambahkan minyak ke air yang baru saja direbus dan menghirup uapnya. Metode ini sangat bagus untuk pilek, pusing dan penyakit infeksi pernapasan bagian atas.

 

5.    Suplemen

Jika Anda kekurangan waktu, membeli ramuan antivirus ini dalam bentuk suplemen mungkin menjadi pilihan terbaik. Suplemen herbal banyak disediakan diapotik dan toko-toko obat herbal

 

6.    Menambahkan kedalam makanan

Cobalah menambah jumlah bawang putih dan oregano dalam resep Anda saat Anda menderita virus. Panggang bawang putih dalam oven dengan ayam dan sayuran, tambahkan bawang putih tumis dan oregano ke telur atau tambahkan bawang putih cincang dan oregano ke spaghetti squash “pasta.” Atau makanan lainnya

  • Efek Samping atau Overdosis

Pertimbangkanlah kemungkinan adanya efek samping atau kelebihan dosis (overdosis). Beberapa jenis herbal tidak dianjurkan untuk diminum dalam jangka waktu lama. Sedangkan beberapa jenis herbal lainnya hanya aman diminum dalam jumlah terbatas. Pelajarilah jenis-jenis bahan ramuan herbal yang Anda gunakan.