Manfaat Ekstrak Teh Hijau

Ekstrak teh hijau yang biasa anda konsumsi selama ini, ternyata tidak hanya nikmat untuk diminum, tapi juga memiliki efek yang sangat menguntungkan bagi para wanita, yaitu menurunkan berat badan. Suatu bahan pangan, dituntut tidak hanya mengandung zat-zat bergizi, tetapi juga mengandung senyawa atau komponen berkhasiat yang menguntungkan bagi kesehatan, yang dikenal dengan istilah pangan fungsional.

Berat badan, momok bagi wanita

Dewasa ini, selain masalah kesehatan, masalah penampilan juga menjadi perhatian penting, khususnya bagi para wanita. Dan salah satu masalah yang cukup sering dialami oleh para wanita adalah kelebihan berat badan. Secara umum, orang juga akan menilai kesehatan seseorang dari postur tubuhnya, sehingga para wanita berlomba-lomba untuk mendapatkan berat tubuh yang ideal.

Insidensi kelebihan berat badan umumnya masih menunjukkan peningkatan dan menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Berat badan yang sangat berlebihan atau obesitas dapat meningkatkan resiko diabetes hyperlipidemia, hipertensi bahkan menyebabkan peningkatan resiko kematian. Hal ini terjadi karena adanya perubahan gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat dari sekelompok masyarakat, yaitu makan berlebih dan aktivitas berkurang, sehingga kelebihan energi disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh, terutama di bagian visceral dan subkutan.

Khasiat Teh Hijau

Teh telah banyak dimanfaatkan sebagai minuman sehari-hari sejak ribuan tahun lalu. Sekarang ini teh juga menjadi minuman kedua terbanyak setelah air mineral. Berbagai jenis teh juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantaranya green tea (teh hijau).

Perkembangan pengetahuan akhir-akhir ini menunjukkan bahwa teh hijau memiliki peranan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Teh hijau dapat meningkatkan proses metabolisme, yang merupakan cara untuk mengontrol berat badan paling utama. Tetapi kecepatan tubuh untuk membakar kalori juga tergantung pada beberapa faktor. Beberapa orang mewarisi proses metabolisme yang cepat, dan beberapa orang lainnya mewarisi proses metabolisme yang lambat.

Pria cenderung membakar lebih banyak kalori dari pada wanita, bahkan saat mereka beristirahat. Pada sebagian orang proses metabolismenya melambat secara perlahan-lahan setelah berusia 40 tahun. Walaupun tidak dapat ditentukan oleh faktor usia, jenis kelamin, maupun genetic, masih ada beberapa cara lain untuk meningkatkan proses metabolisme, salah satunya dengan mengkonsumsi ekstrak teh hijau secara rutin.

Teh hijau memiliki kandungan polifenil yang cukup besar, yaitu catechin. Kandungan catechin pada teh hijau adalah 30-40% dari ekstrak pada teh hijau. Konsentrasi ini tergantung dari cara pengolahan daun teh, letak geografis, cara pengambilan, juga jenis daun tehnya. Sedangkan daun teh hijau kering memiliki kandungan 15-30% senyawa catechin, yaitu terdiri dari 59,04% epigallocatechin gallate (ECCG), 19,28% epigallocatechin (EGC), 13,69% epicatechingallate (ECG), 6,39% epicathin (EEC), dan 1,60% gallocatechin (GC).

Tiga Komponen Teh Hijau

EGCG merupakan catechin utama yang terkandung pada teh hijau, dan merupakan bentuk yang paling aktif diantara semua jenis catechin, serta memiliki efek biologi yang paling besar dibandingkan dengan catechin lainnya.

Rahasia utama teh hijau dapat menurunkan berat badan terletak pada tiga komponen atau bahan utamanya, yaitu epigallocatechin gallate (EGCG), caffeine, dan L-tehanine. EGCG adalah antioksidan yang dapat menstimulasi penurunan berat badan dengan cara meningkatkan oksidasi lemak tubuh. Caffeine adalah stimulant yang dapat menurunkan berat badan, namun penggunaan caffeine dalam teh hijau yang terlalu banyak (300mg/hari) maupun terlalu sedikit, tidak akan memberikan pengaruh apa-apa terhadap penurunan berat badan. Pengaruh catechin diduga akan lebih jelas bila asupan caffeinenya rendah atau sedang saja. Sedangkan L-tehanine adalah asam amino yang bekerja untuk menghilangkan efek berbahaya pada caffeine.

EGCG pada beberapa penelitian diketahui memiliki efek menurunkan berat badan dan presentase lemak tubuh setelah dikonsumsi dalam jangka panjang, sekitar 12 minggu (waktu 12 minggu dilakukan agar dapat diketahui secara pasti penurunan berat badan yang terjadi) mengkonsumsi teh hijau yang mengandung 400-900mg catechin, baik dalam bentuk ekstrak teh hijau maupun dalam bentuk teh celup. Selain menurunkan berat badan, teh hijau juga diyakini dapat memperkecil lingkar pinggang dan mengurangi presentasi lemak dalam tubuh.

Pada wanita yang mengalami kelebihan berat badan disarankan untuk mengkonsumsi ekstrak teh hijau setiap hari, disertai olahraga dan pola makan seimbang untuk menurunkan dan mempertahankan berat badan, presentase lemak tubuh, dan lingkar perut.