Hormonal Acne Dan Cara Mengatasinya

Jerawat adalah masalah kulit yang biasa dialami oleh para remaja. Namun, tidak jarang orang dewasa berusia di atas 20 tahun tetap mengalami masalah jerawat karena disebabkan oleh hormon yang tidak seimbang menjelang menstruasi dan kurang stabilnya kadar hormon androgen. Jumlah hormon androgen yang berlebihan menyebabkan sebum atau kelenjar minyak meningkat sehingga pori-pori kulit membesar. Keadaan ini membuat bakteri penyebab jerawat, propionbacterium Acne atau P.Acne berkembang pesat. Berikut dua penanganan ynag biasa dilakukan untuk mengatasi jerawat hormonal.

1. Pengobatan dengan Retinoid Topikal

Menurut American Academy of Dermatology, Retinold Topikal adalah pengobatan jerawat menggunakan vitamin A turunan. Obat berbentuk krim ini dipercaya ampuh mengatasi jerawat yang meradang akibat hormon. Namun, penggunaannya harus dibawah pengawasan dokter karena dapat menyebabkan iritasi kulit jika tidak digunakan dengan dosis yang tepat.

2. Terapi hormone

Penanganan ini membutuhkan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh sebelum pasien menerima pengobatan. Umumnya, dokter akan mempertimbangkan penggunaan obat-obatan lain yang sesuai dengan kondisi pasien.

Meskipun pengobatan diatas menggunakan obat-obatan bukan berarti jerawat hormonal dapat diatasi secara instan dengan sekali tindakan. Perawatan rutin dan telaten harus terus-menerus dilakukan bahkan setelah pengobatan selesai agar kulit kamu senantiasa terbebas dari jerawat.

Selain penjelasan diatas, kamu juga bisa melakukan perawatan rutin di klinik kecantikan. Satu-satunya klinik kecantikan di Jakarta Timur adalah Emily Aesthetics and Anti-Aging. Klinik yang memiliki banyak treatment, salah satunya untuk menangani masalah jerawat. Segera lakukan konsultasi dan dapatkan treatment terbaik kamu di klinik kami.