17 Manfaat Beras Merah untuk Kecantikan, Kesehatan Dan Diet

Pada umumnya beras putih itu digiling sampai bersih, namun berbeda dengan beras merah (brown rice) yang hanya dipisahkan dari kulit sekamnya saja dan berbentuk butiran utuh (whole grain).

Nasi beras putih sering dianggap mengandung gula yang tinggi sehingga harus dibatasi konsumsinya, khususnya bagi penderita diabetes dan orang yang sedang berdiet. Sebagai gantinya, nasi beras merah menjadi pengganti yang cocok. Apa benar demikian? Ini faktanya…

Beras Merah VS Beras Putih

Perbedaan paling mencolok antara beras merah dan beras putih adalah dilihat dari warnanya. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan. Harga beras merah lebih mahal dibanding beras putih, karena sedikit sekali para petani yang membudidayakannya.

Tingkat produksi beras merah jauh dibawah beras putih karena beras ini tidak memiliki ketahanan simpan yang lama. Memasak beras merah membutuhkan waktu yang lebih lama dan butuh banyak air. Rasa nasi beras merah juga kurang enak, tidak pulen, lebih kasar dan agak berbau apek. Kondisi ini membuat beras merah kurang diminati.

Namun, keunggulan beras merah adalah nutrisi yang dikandung didalamnya sangat tinggi. Daya cerna nasi beras merah lebih lama sehingga memberikan efek kenyang lebih lama. Ini disebabkan kandungan serat yang tinggi dan tentunya sangat bagus bagi kesehatan pencernaan.

 Kandungan Gizi Dalam Beras Merah

Banyak hasil penelitian menyimpulkan bahwa kandungan nutrisi dalam beras merah jauh lebih tinggi dibandingkan beras putih. Kebutuhan kalori harian tubuh cukup terpenuhi dengan segelas nasi beras merah karena sudah mengandung 216,45 kalori.

Zat Antosianin

Beras merah memiliki kandungan zat antosianin yang memiliki peranan penting bagi kesehatan, seperti anti kanker, anti hipertensi, antioksidan dan anti hiperglikemik. Senyawa ini juga menjadikan merah pada kulit ari.

Serat Dan Minyak Alami

Kandungan serat dan minyak alami ini terdapat pada kulit ari beras meras. Dalam semangkok beras merah, kandungan seratnya mencapai 3,5 gr. Serat ini berfungsi untuk mencegah sembelit, memberikan rasa kenyang yang lama dan membantu proses pencernaan. Sedangkan pada minyak alami terdapat asam lemak alfa-linolenant yang berkhasiat untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Mineral

Beras merah mempunyai kandungan mineral ynag sangat banyak seperti mangan, kalsium, selenium, fosfor, kalium, zat besi dan magnesium yang sangat tinggi. Dalam semangkok beras merah mengandung magnesium 84mg sedangkan nasi putih cuma 19mg.

Vitamin

Vitamin B1 kompleks pada beras merah jauh lebih tinggi dibandingkan beras putih. Seperti thiamin, riboflavin, vitamin B-6, folat dan niacin.

Protein Dan Karbohidrat

Beras merah mengandung protein sebanyak 7,5mg/100gr dan karbohidrat 77,6g/100gr

Asam Amino

Zat asam amino pada beras merah sangat banyak, beberapa diantaranya adalah asam amino triptofan dan Gamma-aminobutyric acid (GABA). Namun, ada cara tertentu yang harus dilakukan untuk mendapatkan GABA tersebut, yaitu sebelum berah merah dimasak, harus direndam dalam air hangat terlebih dahulu selama 20 jam agar kandungan enzim, GABA dan asam amino lainnya bisa didapat.

Beragam Manfaat Beras Merah Bagi Manusia

1. Menurunkan Berat Badan

Sudah bukan rahasia lagi, beras merah sering dijadikan menu makan bagi yang sedang menjalani program diet. Beras merah sangat membantu mengurangi lemak dalam tubuh. Kandungan karbohidrat kompleks pada beras merah membutuhkan proses pencernaan yang cukup lama, sehingga tidak mudah merasakan lapar. Beras merah mengandung kalori yang rendah karena tingginya serat dan air didalamnya. Biasanya makanan berkalori rendah turut membantu untuk menurunkan berat badan.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Dengan kandungan zat besi, mangan dan zinc pada beras merah merupakan gizi yang dapat membantu pembentukan sel darah merah. Ini berfungsi untuk mencegah penyakit anemia dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

3. Kesehatan Pencernaan

Kandungan serat dalam beras merah 6 kali lebih tinggi dibandingkan beras putih. Hal ini berkhasiat untuk memelihara kesehatan usus dan pencernaan lainnya. Serat ini juga berfungsi mencegah sembelit, melancarkan BAB dan mengurangi resiko kanker usus.

4. Mengobati Asma

Salah satu kandungan mineral pada beras merah adalah magnesium yang berfungsi untuk membantu mengatur pola pernafasan. Namun sebaiknya para penderita asma berkonsultasi ke dokter dulu sebelum mengkonsumsi beras merah.

5. Mempersehat Sistem Saraf

Adanya mangan mineral pada beras merah dapat menghasilkan asam lemak dan hormon yang sangat penting bagi kesehatan saraf. Begitu juga dengan magnesium yang berperan penting menyeimbangkan aktifitas kalsium untuk mengatur saraf dan otot. Vitamin B yang terkandung dalam beras merah berkhasiat untuk memperlancar fungsi otak dan sistem saraf serta mempercepat metabolisme otak. Kalium dan kalsium juga berperan menjaga saraf serta mempercepat metabolisme otak. Kalium dan kalsium juga berperan menjaga saraf dan sel-sel otot.

6. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat (LDL)

Beras merah mengandung senyawa lovastatin atau Monacolin K yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Dengan begitu, maka akan memperkecil potensi terkena penyakit jantung.

7. Menjaga Kesehatan Tulang Dan Gigi

Kandungan mineral berupa kalsium dan magnesium berperan penting untuk pertumbuhan tulang, kesehatan gigi dan mencegah osteoporosis.

8. Mencegah Batu Empedu

Menurut pakar kesehatan, makanan yang berserat tinggi mampu mencegah batu empedu. Beras merah dengan serat tinggi mudah dicerna oleh tubuh sehingga akan membetuk empedu yang sehat.

9. Menurunkan Resiko Diabetes

Kandungan vitamin A, B kompleks dan mineral pada beras merah berkhasiat untuk mencegah penyakit diabetes melitus. Begitu juga dengan serat yang terkandung didalamnya dapat memperlambat proses penyerapannya sehingga kadar gula dalam darah akan berjalan stabil.

10. Antioksidan Alami

Adanya zat besi, mangan dan zat antosianin pada beras merah menjadi sumber utama antioksidan alami untuk mencegah rusaknya sel-sel tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas.

11. Mengobati Kencing Manis

Kandungan serat yang tinggi pada beras merah membuat indks glikemiknya lebih rendah dari nasi putih. Kandungan serat ini tidak meningkatkan gula darah secara drastis dan cocok untuk menurunkan resiko menderita kencing manis.

12. Mencegah Kanker

Kandungan zat selenium dan polifenol pada beras merah dipercaya mampu mencegah penyakit kanker usus besar. Selain itu, antioksidan pada beras merah juga menangkal berbagai jenis kanker yang disebabkan oleh radikal bebas.

13. Untuk Ibu Hamil

Ibu yang sedang hamil rentan terkenan penyakit. Mengkonsumsi beras merah bermanfaat untuk memperkuat daya tahan tubuh ibu hamil karena kandungan zat antioksidan anthocyanin dalam beras merah mampu melawan virus dan bakteri.

14. Makanan Sehat Bayi

Bubur beras merah yang diberikan pada bayi usia 6 bulan keatas merupakan sumber gizi yang sempurna sebagai makanan pendamping ASI. Beras merah kaya serat sehingga baik untuk pencernaan balita.

15. Membuat Kulit Halus Dan Lembut

Beras merah tidak hanya berguna untuk kesehatan dalam tubuh saja, namun juga bermanfaat untuk kecantikan kulit. Kandungan vitamin B pada beras merah berkhasiat untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh dan ini ada kaitannya dengan kesehatan kulit agar terlihat halus dan lembut.

a. Ambil beras merah dan cuci hingga bersih

b. Masak untuk membuat tajin

c. Ambil airnya dan usapkan ke seluruh kulit hingga merata

d. Kemudian cuci hingga bersih

16. Menjaga Kelembapan Kulit

Kulit kering sering menjadi masalah yang buruk. Jika dibiarkan maka akan pecah-pecah dan menimbulkan sisik pada kulit. Anda bisa memanfaatkan kandungan yang terdapat dalam beras merah untuk menjaga kelembapan kulit.

17. Peremajaan Kulit

Dalam beras merah terdapat zat selenium yang berfungsi untuk mempertahankan elastisitas kulit dan mengurangi peradangan kulit. Beras merah juga dapat dijadikan masker wajah, jika anda rutin memakainya maka kulit terlihat lebih kencang.