PENTINGNYA FACE MAPPING UNTUK KESEHATAN KULIT

Mempunyai kulit mulus, bersih dan bersinar adalah keinginan semua orang. Namun, setiap orang setidaknya pernah berurusan dengan jerawat, kulit kering, kemerahan dan tanda – tanda warna kulit tidak merata. Anda mungkin bertanya – tanya apa yang mendasari penyebab kondisi kulit tersebut dan berharap bisa menemukan cara untuk menyingkirkan selama – lamanya.

Salah satu yang mungkin harus anda ketahui adalah pemetaan wajah/face mapping. Apakah pemetaan wajah/ face mapping itu? Berikut ini beberapa hal yang akan anda ketahui dari pemetaan wajah/face mapping.

Apa itu Face mapping / pemetaan wajah

Face Mapping atau pemetaan wajah merupakan suatu metode untuk mendeteksi kesehatan seseorang dengan melihat letak permasalah kulit (biasanya jerawat) yang ada di wajah. Teknik ini merupakan kombinasi ilmu ketabiban kuno Ayurveda dan Cina untuk menjelaskan bagaimana bagian-bagian tertentu dari wajah terkoneksikan ke area organ lain dari tubuh anda. Sehingga anda dapat memahami apa yang menjadi penyebabnya dan cara mengatasinya sejak dini.

Beberapa ahli termasuk dermatologi, menganggap pemetaan wajah atau face mapping sebagai suatu pendekatan yang menggabungkan unsur – unsur seni pengobatan timur dan barat. Hal tersebut mempertimbangkan berbagai penyebab kondisi kulit/wajah, seperti: alergi, diet, stress, hormon, genetik, usia, kepribadian/bentuk tubuh (biasa disebut doshas).

Pemetaan wajah/face mapping untuk jerawat adalah salah satu teknik paling popular dari teori ini. Dengan mengetahui arti dari jerawat berdasarkan lokasi tumbuhnya,  selain bisa lebih mudah mengobati jerawat yang muncul, pemetaan wajah juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah seperti kemerahan, ruam akibat alergi makanan, garis, bengkak dan keriput. Anda juga dapat mencegah atau mengatasi gangguan kesehatan yang sedang dialami

10 zona face mapping dasar yang dapat digunakan untuk membantu menunjukkan penyebab masalah kulit:

ZONA MASALAH
Noda pada dahi Kondisi ini bisa menunjukkan bahwa tubuh sedang bermasalah dengan pencernaan dan kandung kemih. Mungkin terikat pada stress yang tidak diatasi, pencernaan yang buruk dan kurang tidur.
Jerawat antara alis dan hidung Menunjukkan masalah ketidakseimbangan di ginjal, perut, kandung kemih atau limpa. Jika muncul di dekat lubang hidung, jerawat bisa dikaitkan dengan masalah usus kecil dan peradangan pada usus kecil.
Garis/kerutan disisi kanan mata Dapat menunjukkan bahwa anda menekan emosi seperti kemarahan. Hal ini mungkin ada hubungannya dengan organ hati.
Garis/kerutan disisi kiri mata Terdapat masalah dengan fungsi hati dan limpa
Jerawat / garis diatas alis Adanya masalah pada fungsi jantung
Bengkak di bawah mata Fungsi ginjal yang buruk
Jerawat di dagu, sekitar mulut dan rahang Ketidakseimbangan dalam system reproduksi, serta usus besar. Apabila jerawat berada di bawah bibir dan dagu bawah, bisa jadi seluruh sistem pencernaan tidak berfungsi dengan baik, termasuk limpa dan ginjal
Pipi merah Disfungsi perut, hati dan paru-paru. Juga bisa menunjukkan respon imun, masalah pernapasan atau alergi.
Hidung merah Bisa jadi tanda-tanda permasalahan yang berkaitan dengan hati seperti tekanan darah tinggi dan radang
Iritasi pada leher Mewakili stress yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

 

PENYEBAB MASALAH PADA KULIT YANG MUNCUL DI WAJAH MENURUT ILMU DERMATOLOGI MODERN:

  1. Ketidakseimbangan hormon, tingkat hormon androgenik tinggi seperti testosterone
  2. Tingkat stress yang tinggi
  3. Produksi minyak yang tinggi, terutama di zona T, yang terdiri dari dahi, hidung, dan dagu.
  4. Kebiasaan tidur yang buruk.
  5. Kebersihan yang buruk yang memungkinkan minyak, keringat, cella kulit mati dan bakteri menumpuk.
  6. Kesehatan usus yang buruk, termasuk kurangnya bakteri probiotik yang sehat
  7. Alergi dan respons imun.
  8. Iritasi / reaksi terhadap riasan, perawatan kulit, dan produk rambut.
  9. genetika
  10. Paparan sinar matahari
  11. Sirkulasi yang buruk
  12. Penyakit yang mendasari seperti diabetes atau penyakit jantung
  13. Paparan lingkungan terhadap iritan

Di lain sisi, seorang dermatolog bernama Dr. Brian Russel, berpendapat bahwa hingga saat ini belum ada studi medis yang menghubungkan pemetaan jerawat/noda pada area tertentu di wajah dengan kondisi kesehatan tubuh. Face mapping bukanlah sebuah ilmu pasti, walaupun praktisi pengobatan Cina dan refleksologists percaya bahwa zona tertentu dari wajah bisa mewakili daerah internal tertentu dari tubuh seseorang. Namun, ada sedikit kebenaran dalam metode face mapping ini, karena sering munculnya jerawat/noda pada wajah memang tidak boleh diabaikan.

Munculnya jerawat/noda bisa disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya higienitas diri, pola makan yang buruk, tingkat stress, faktor hormonal, dan faktor genetik. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memeriksa gaya hidup anda dan mempertimbangkan faktor-faktor ini sebelum berasumsi bahwa jerawat/noda pada wajah anda terkait dengan sesuatu yang lain seperti gangguan kesehatan.