PAYUDARA DI USIA 30

PAYUDARA DI USIA 30

Semakin dewasa para wanita akan semakin peduli dengan penampilan payudara mereka. Yang mereka khawatirkan bukan hanya sekedar penyakit seperti munculnya tumor dan kanker tetapi juga kekhawatiran akan bentuknya yang tidak indah lagi. Sepanjang masa para wanita ingin agar payudaranya selalu terlihat kencang, tidak kendur dan bebas kerutan. Seiring dengan bertambahnya usia ditambah lagi dengan faktor kehamilan dan menyusui payudara akan mengalami gangguan baik dari bentuk maupun kondisi kulitnya. Payudara akan terlihat kendur dengan kulit yang tidak kencang lagi.

Berubah Bentuk Hingga Stretchmark

Di usia memasuki 30 tahun beberapa perubahan pada payudara seorang wanita akan mulai terlihat dan terasa di usia ini, baik pernah hamil ataupun tidak, payudara akan mengalami perubahan bentuk dan kondisi kulit maupun ligamentnya juga akan mengendur karena kekurangan jumlah kolagen akibat proses aging (penuaan). Perubahan hormonal di usia 30 tahun sering menyebabkan jaringan payudara mengalami hypoplasia (penyusutan jumlah dan volume sel kelenjar payudara). Disaat hamil payudara akan mengalami hyperplasia atau pertumbuhan cepat untuk persiapan menyusui sehingga kulit tidak mampu mengimbangi yang pada akhirnya akan terjadi diskontinuitas pada kulit yang disebut stretchmark. Pada usia 30 tahun perubahan bentuk payudara dimulai dengan terjadinya penyusutan volume dan areolar yang semakin melebar dan menggantung.

Secara sederhana payudara dapat dipelihara dengan cara mudah dimulai dengan menggunakan bra yang baik dan sesuai ukuran, lakukan olahraga planking dan weight training serta berikanlah pelembab untuk kulit payudara dan tentu saja jagalah kebersihan payudara. Untuk pengencangan payudara yang sudah sangat kendur dan turun prosedur bedah plastic bisa dilakukan misalnya dengan breast lifting augmentation. Cara ini dapat dilakukan dengan atau tanpa implant payudara.

Komplikasi pada operasi umumnya adalah adanya infeksi, bila ini terjadi maka implant harus dilepas atau dikeluarkan dan setelah 3-6 bulan dapat dipasang kembali. Komplikasi lain adalah nipple atau putting payudara akan mengalami hyposensasi (penurunan sensasi) juga kemungkinan akan adanya bentuk yang tidak sama (asymetris) antara payudara yang satu dengan payudara yang lainnya. Selain itu juga dapat terjadi scar atau bekas luka yang kurang baik seperti hypertropic atau istilah awamnya keloid.