CREAM PEMUTIH WAJAH YANG BERBAHAYA

Memiliki penampilan kulit yang sehat, bersih dan cerah memang menjadi keinginan setiap orang terutama seorang wanita. Secara normal kulit kita dapat meregenerasi diri secara alami namun dengan bertambahnya usia maka regenerasi yang terjadi semakin melambat sehingga kulit wajah menjadi kusam dan tidak cerah. Bila tidak disertai dengan perawatan yang baik maka kulit wajah akan dipenuhi dengan sel sel kuit mati dan kekurangan pasokan air. Flek atau melasma dapat timbul akibat paparan sinar matahari secara langsung, sebagai tanda aging proses (proses penuaan dini) terutama pada wanita yang telah menginjak usia 30an, penggunaan kontrasepsi hormonal atau penggunaan cream pemutih yang berbahaya.

Salah satu cara efektif dan banyak diminati untuk mencerahkan kulit wajah dan menghilangkan flek adalah dengan menggunakan cream pemutih. Saat ini cream pemutih wajah dijual di pasaran dan mereka yang ingin mencerahkan kulit wajah dapat dengan bebas dan mudah mendapatkan cream cream tersebut. Bahan pemutih wajah bekerja dengan menghambat produksi enzim tyrosinase sehingga produksi melanin berkurang. Beberapa bahan pemutih yang cukup aman digunakan adalah asam kojic, alpha arbutin, beta arbutin, AHA, licorice extract, azelaic acid, niacinamid (vit B3), vit C, dan vit A (retinol). Cream pemutih dengan bahan bahan ini bisa di dapatkan di toko kosmetik resmi atau di klinik kecantikan.

Beberapa bahan pemutih berbahaya hydrokinon adalah bahan pemutih yang paling sering digunakan. Pada penggunaan topical sekitar 35-45% akan di absorbsi secara sistemik oleh karena itu sekalipun beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengguaan hidrokinon selama kehamilan tidak meningkatkan resiko kehamilan tetapi sebaiknya tidak digunakan hal ini di sebabkan karena jumlah sampel penelitian tersebut terbatas dan mengingat absorbsi sistemik yang cukup tinggi pada penggunaan topical.

Bila dalam cream pemutih terdapat kandungan merkuri jelas sangat berbahaya. Merkuri kerap disebut sebut sebagai salah satu komponen berbahaya yang terkandung di beberapa brand kosmetik yang janjinya dapat mencerahkan dan memutihkan wajah. Mayoritas cream pemutih abal abal dan berbahaya menggunakan merkuri. Penggunaan cream pemutih berbahaya justru meningkatkan resiko pemakainya. Pemakaian cream yang mengandung merkuri dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kanker kulit, kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru-paru dan jenis kanker lainnya.

Efek samping cream pemutih wajah

  • Pada ibu hamil dan ibu menyusui merkuri dapat menjadi racun bagi keduanya. Merkuri masuk kedalam aliran darah ibu kemudian masuk ke dalam aliran darah bayi sebagai racun. Merkuri akan merusak system pembentukan dan perkembangan janin.
  • Pada kulit sensitive efek smping cream pemutih berbahaya akan langsung terasa dalam hitungan hari kulit akan mengalami masalah serius dan mayoritas akan lebih sensitive terhadap sinar matahari, wajah akan mudah merah, terasa panas bahkan mengelupas hingga nadi merah di sekitar pipi terlihat jelas. Jika pemakaian diteruskan maka kulit akan semakin tipis dan tidak dapat memberikan perlindungan dari sinar matahari maka flek hitam bahkan kanker kulit menjadi resiko yang ditanggung.
  • Efek pemakaian cream pemutih berbahaya tidak hanya terasa pada efek jangka panjang sekitar 2-10 tahun namun ada juga efek yang yang bisa langsung dirasakan pemakai seperti mual, pandangan kabur, dan sering merasa pusing adalah efek dari bahan berbahaya cream yang masuk ke dalam tubuh. Efek samping pemakaian merkuri pada kulit adalah perubahan warna, bintik hitam, iritasi, kemerahan, bahkan kerusakn permanen susunan kulit, syaraf,otak, ginjal dan gangguan perkembangan janin.