CEGAH RAMBUT RONTOK

Bagi sebagian orang, terutama kaum wanita, kerontokan rambut dianggap sebagai bencana karena dapat menyebabkan kebotakan dan mengganggu penampilan. Setiap orang pernah mengalami kerontokan rambut, dan sering kali hal itu dianggap biasa. Merupakan hal normal setiap orang rata-rata kehilangan rambut sekitar 50-100 helai rambut perhari melalui siklus alami untuk membuka jalan bagi pertumbuhan rambut yang baru. Sekitar 10% dari rambut, pada satu waktu akan berada pada fase istirahat dan setelah 2-3 bulan akan rontok, kemudian rambut baru akan kembali tumbuh menggantikannya. Bila terjadi kerontokan minimal 100 lembar per hari selama 1000 hari tanpa pertumbuhan rambut kembali, artinya dapat menjadi tanda adanya gangguan medis yang lebih serius.

Genetik Penyebab Kerontokan

Factor genetic merupakan penyebab kerontokan paling umum. Gen bisa diturunkan dari salah satu pihak orang tua, namun seseorang akan memiliki risiko kerontokan rambut yang lebih besar jika kedua orang tua mengalami kerontokan rambut.

Wanita yang memiliki penipisan rambut genetic (androgenetic alopecia) cenderung mengalami penipisan di garis rambut. Walaupun kondisi ini umumnya timbul di usia 50-60 tahun, tapi dapat juga terjadi kemungkinan gejala akan mulai timbul dan berkembang di usia 20-an. Umumnya, kerontokan terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa menopause. Hormone yang berperan dalam proses perontokan rambut adalah dihydrotestosterone (DHT). Hormone ini dihasilkan oleh hormone progesterone. DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Peranan Gizi

Ada beberapa zat gizi yang penting untuk mencegah kerontokan yaitu vitamin A, B, C, tembaga, zat besi, zinc, protein dan air. Vitamin A bekerja dengan merangsang pertumbuhan dan kesehatan sel rambut serta kulit kepala.

Sedangkan kegunaan vitamin B6, B12, asam folat, dan biotin, mencukupi kebutuhan oksigen dan zat gizi pada rambut sehingga rambut akan tumbuh maksimal, juga membuat kulit kepala memiiki kadar minyak yang cukup, sehingga tidak mudah terjadi kelainan pada kulit kepala.

Yang tak kalah pentingnya adalah vitamin C karena vitamin C berperan penting untuk memproduksi kolagen yang memberikan struktur pada rambut. Tak hanya itu, mineral tembaga juga penting untuk mempertahankan kecukupan nutrisi melalui pembuluh darah pada akar rambut.

Zat lain yang dibutuhkan untuk mencegah kerontokan rambut adalah zinc yang berfungsi untuk mempertahankan produksi minyak dari folikel rambut. Kekurangan zinc saring dihubungkan dengan ketombe dan kerontokan rambut.

Air pun berperan penting untuk mencukupi kebutuhan sel akan cairan, dan juga berperan sebagai pengangkut zat-zat gizi yang diperlukan dalam proses pertumbuhan rambut.

Jika anda berada dalam posisi ini, rambut anda pada rontok, jangan khawatir datang saja di E3A Clinic di Jalan Camar Blok CC No. 15 Cipinang Indah II dan konsultasi langsung dengan Dokter.