APAKAH EFEK PENUAAN PADA TUBUH?

Penuaan pada tubuh tidak hanya dari wajah yang keriput atau perubahan warna rambut. Tetapi juga pada organ lain seperti jantung dan pembuluh darah. Tanda-tanda penuaan yang kemungkinan akan terjadi dan paling terlihat adalah terdapatnya keriput dan perubahan warna rambut. Tapi tahukah kamu terdapat proses penuaan pada bagian tubuh lain seperti gigi, jantung, dan saluran pencernaa? Berikut akan dijelaskan tentang perubahan yang dapat terjadi pada tubuh karena terjadi penuaan dan upaya yang dapat dilakukan untuk mambantu agar tetap sehat pada usia berapa pun.

Sistem kardiovaskular

Seiring bertambahnya usia, detak jantung akan menjadi sedikit lambat dan jantung akan membesar. Pembuluh darah dan arteri juga menjadi kaku sehingga menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Hal ini dapat memyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan masalah kardiovaskular yang lain.

Apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung?

1. Melakukan aktifitas fisik seperti berjalan, berenang, bersepeda atau kegiatan lain yang disukai. Aktifitas fisik yang dilakukan secara teratur dapat membantu menjaga berat badan tetap bormal, mengontrol tekana darah, dan mengurangi tingkat pengerasan arteri.

2. memiliki pola makan sehat. memperbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, makanan yang mengandung serat tinggi, makanan yang menjadi sumber protein seperti ikan. Membatasi makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh dan garam.

Merokok dapat memberikan afek buruk untuk pengerasan arteri, meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.

3. Dapat mengontrol stres. Kondidi stres dapat membahayakan jantung. Lakukan beberapa langkah untuk membantu mengurangi stresatau dengan belajar mengatasi stres dengan cara yang sehat seperti yoga, pilates, dan fitnes.

Memiliki tidur yang cukup dan berkualitas

Tidur yang berkualitas dapat memberikan peran penting untuk penyembuhan dan perbaikan jantung serta pembuluh dara. Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda, namun umumnya 7-8 jam sehari.

Tulang, sendi dan otot

Dengan bertambahnya usi, tulang cenderung mengecil dalam ukuran dan kepadatan yang dapat mempengaruhi kekuatan tulang sehingga tulang menjadi lebih mudah patah. Otot akan kekurangan kekuatan, fleksibilitas, dan kurang terkoordinasi atau sulit menjaga keseimbangan.

Apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang, sendi dan otot?

1. Mendapatkan cukup asupan kalsium. Pada pria & wanita usia 19-70 tahun membutuhkan asupan kalsium 1000mg per hari, sedangkan pria usia diatas 70 tahun membutuhkan 1200mg per hari dan wanita yang  berusia 50 tahun membtuhkan 1200mg. Sumber makanan yang mengandung kalsium adalah seperti makanan olahan susu, kacang almond, brokoli, kangkung,salmon, dan makanan olahan dari kedelai. Serta mendapatkan cukup asupan vitamin D.

2. Melakukan aktifitas fisik seperti berjalan kaki, jogging, dan tennis dapat membantu untuk membangun kekuatan tulang dan memperlambat terjadinya osteoporosis.

3. Hindari merokok dan mengkonsumsi alkohol

Sistem pencernaan

Konstipasi sering terjadi pada orang lanjut usia. Banyak faktor yang dapat menyebabkan sembelit seperti mengkonsumsi makanan rendah serat, kurang mengkonsumsi cairan dan kurang olahraga. Penggunaan beberapa obat-obatan juga dapat menyebabkan terjadinya konstipasi seperti golongan obat diuretik, suplemen zat besi.

Kandung kemih dan saluran kencing

Pada orang lanjut usia memiliki resiko untuk kehilangan kontrol pada kandung kemih. Kondisi medis tertentu dapat mempengaruhi kandung kemih dan saluran kencing sperti diabetes, menopuse, dan pembesaran prostat. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kandung kemih dan saluran kencingadalah tidak menunda buang air kecil, menjaga berat bada, berhenti merokok dan minuman beralkohol.

Daya ingat

Daya ingat akan secara alami berkurang seiring bartambahnya usia. Umumnya akan perlu waktu lama untuk mempelajari hal-hal baru ataumengingat kata atau nama yang sudah dikenal.

Mata dan telinga

Dengan bertambahnya usia, seseorang dapat mengalami kesulitan memusatkan perhatian pada objek yang dekat. Mata akan lebih sensitif pada silau dan mengalami kesulitan beradaptasi dengan tingkat cahaya yang berbeda. Penuaan juga dapat mempengaruhi lensa mata dan gangguan pada penglihatan (katarak). Pendengaran juga akan menjadi berkurang sehingga mengalami kesulitan mendengar frekuensi tinggi atau mengikuti percakapan di rungan yang penuh.

Kulit

Seiring dengan bertambahnya usia, kulit akan menjadi tipis, kurang elastis, lebih rapuh karena penurunan jaringan lemak dibawah kulit. Hal ini menyebabkan kulit akan lebih mudah mengalami memar. Berkurangnya produksi minyak alami pada kulit dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Selain itu kulit juga akan menjadi keriput dan terdapat bintik-bintik penuaan.